Ahli: Mayoritas Perusahaan Indonesia Masih Reaktif Hadapi Gangguan IT
**Ahli: Mayoritas Perusahaan Indonesia Masih Reaktif Hadapi Gangguan IT**
Technical Manager ManageEngine Indonesia, Haniff Bastian, menyatakan bahwa sebagian besar perusahaan di Tanah Air masih bersikap reaktif ketika menghadapi gangguan teknologi informasi. Menurutnya, pendekatan ini menimbulkan risiko operasional yang signifikan, terutama di era digital yang menuntut kecepatan dan keandalan sistem.
Bastian menekankan pentingnya peralihan dari respons darurat ke strategi proaktif, termasuk pemantauan berkelanjutan, otomatisasi proses, dan investasi pada solusi keamanan siber yang terintegrasi. Tanpa langkah-langkah tersebut, perusahaan berpotensi mengalami downtime yang memperlambat produktivitas, meningkatkan biaya perbaikan, serta menurunkan kepercayaan pelanggan.
Ia mengajak para pemimpin bisnis untuk meninjau kembali kebijakan TI mereka, mengadopsi kerangka kerja manajemen insiden yang terstruktur, serta melibatkan tim lintas fungsi dalam perencanaan kontinjensi. Dengan demikian, perusahaan dapat mengurangi dampak gangguan, mempercepat pemulihan, dan menjaga kelangsungan operasional secara lebih stabil.